//Tips Fotografi Bangunan Luar Ruangan untuk Pemula
Tips Fotografi Bangunan Luar Ruangan untuk Pemula 2019-06-26T02:36:17+00:00

Tips Fotografi Bangunan di luar ruangan untuk Pemula

Setiap hari kita dikelilingi oleh  bangunan . Dari rumah-rumah yang kita lewati dalam perjalanan sampai menuju tempat kerja , kita menjumpai berbagai jenis struktur bangunan ke mana pun kita pergi.
Selalu ada sesuatu yang unik tentang bangunan atau struktur yang menarik hati kita — mungkin kombinasi dari pola, warna, dan bentuk, atau mungkin beberapa fitur yang tidak dapat dijelaskan yang menjadikannya semakin menarik.

Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan untuk mengambil Gambar Arsitektur agar terlihat menarik :

Subjek dan Pendekatan

Pertimbangkan lokasi di mana Anda memotret dan jenis arsitektur apa yang ingin Anda fokuskan — rumah kuno, gedung pencakar langit modern, atau bangunan yang lebih tua dan lebih klasik. dengan melakukan ini sebelumnya maka akan membantu Anda memutuskan pendekatan apa yang harus diambil. Setelah Anda memilih subjek Anda, pelajari strukturnya dan sekitarnya. Jika memungkinkan, gali jauh ke dalam sejarah bangunan. Potongan-potongan kecil informasi ini akan memungkinkan Anda untuk memilih aspek struktur mana yang harus Anda fokuskan sehingga Anda dapat menangkap dan menampilkan esensinya di foto.

Perlengkapan Fotografi

Hal ini tergantung pada struktur arsitektur yang Anda rencanakan untuk difoto, Anda harus memilih peralatan pemotretan yang sesuai untuk menonjolkan keindahan subjek Anda dan membantu Anda mencapai hasil yang diinginkan. Misalnya, Anda mungkin memerlukan lensa tilt-shift untuk mengontrol perspektif, terutama saat memotret bangunan tinggi dari dekat. Anda mungkin juga ingin menggunakan tripod untuk mendapatkan bidikan yang stabil dan sangat detail saat menggunakan kecepatan rana atau shutterspeed.

Cari tahu jenis-jenis foto yang ingin Anda ambil dan pertimbangkan hal-hal lain seperti waktu , hari yang ingin Anda ambil, karena ini juga akan membantu Anda mengetahui peralatan yang sesuai untuk dibawa.

Sudut Pandang

Hal penting lain yang perlu dipertimbangkan adalah perspektif dan sudut di mana Anda ingin memotret bangunan atau struktur tertentu. Semua jenis arsitektur — apakah klasik atau modern — terdiri dari garis, warna, dan pola yang unik, dan terserah Anda untuk memutuskan bagaimana Anda akan menangkap detail ini di foto Anda.
Sudut pandang yang Anda pilih juga akan memengaruhi garis yang akan ditampilkan di gambar Anda. mengambil gambar gedung pencakar langit akan mengalihkan fokus ke garis vertikal yang mengarah ke puncak menara dalam bingkai. Garis lengkung pada struktur tertentu juga dapat berfungsi sebagai sesuatu yang menarik untuk dijadikan titik fokus dalam gambar Anda.

Pengaturan Kamera yang Tepat

Saat memotret dalam berbagai kondisi pencahayaan dan cuaca, penting Anda mengubah pengaturan kamera Anda. Fotografer arsitektur biasanya menggunakan aperture yang lebih kecil untuk mencapai kedalaman bidang yang lebih besar, dan shutter speed yang lebih lambat untuk mengkompensasi cahaya rendah. gunakan sekitar f / 8 atau lebih kecil saat memotret arsitektur di luar ruangan untuk mendapatkan seluruh subjek setajam mungkin. dan karena Anda kemungkinan akan menggunakan tripod, aperture kecil tidak akan menjadi masalah karena Anda dapat memotret pada shutter speed yang lebih lambat untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan cukup cahaya ke kamera Anda.

Kiat Praktis untuk Fotografi Arsitektur Luar Ruang:

Fokus pada Detail

Biasanya dalam memotret bangunan , kita mengambil gambar keseluruhan dari bangunan tersebut. Namun, struktur arsitektur tertentu, terutama yang lama, dipenuhi dengan detail rumit yang terkadang luput dari mata ketika struktur dipotret secara keseluruhan. Dalam hal ini, mungkin lebih baik untuk bergerak lebih dekat ke subjek Anda. Ini juga membantu untuk menangkap elemen-elemen di sekitarnya untuk menambah kedalaman dan detail gambar Anda.

Fokus pada Pola

Selain pola yang dibangun ke dalam desain dinding eksterior bangunan, pertimbangkan untuk menekankan atau memfokuskan pada pola yang dibentuk oleh jendela atau struktur subjek arsitektur pilihan Anda. Anda bahkan dapat fokus pada bagaimana arah pencahayaan menciptakan bayangan yang menekankan fitur struktural bangunan.

Gunakan Mode Panoramic

Bidikan panorama adalah cara yang efektif untuk menangkap lanskap arsitektur secara keseluruhan, termasuk langit dan elemen lain di sekitarnya. Anda dapat melakukan ini dengan kamera yang memiliki mode panorama , atau dengan menggunakan software pengeditan yang menggabungkan beberapa pemotretan secara bersamaan.

Gunakan teknik long exposure

Menggunakan long exposure dalam mengambil foto arsitektur, memberikan struktur tampilan dan nuansa dunia lain. Untuk melakukan ini, gunakan shutter speed yang lebih lambat hingga efek yang diinginkan (yaitu struktur tajam, lembut, langit sedikit blur, dan jejak cahaya) tercapai. Saat memotret di siang hari, ada baiknya menggunakan filter agar mengurangi jumlah cahaya yang masuk ke lensa untuk menghilangkan risiko overexposure .

Jangan berlebihan dalam mengedit

Sebagian besar (jika tidak semua) fotografer sering mengambil langkah mengedit Foto mereka. Selama tidak berlebihan, sedikit penyesuaian seperti koreksi warna dan penyesuaian pencahayaan atau kontras dapat sangat meningkatkan tampilan foto Anda tetap terlihat alami. Anda bahkan dapat memperbaiki distorsi di Photoshop, meskipun masih lebih baik untuk mempelajari cara menghilangkan atau meminimalkan distorsi saat memotret.

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

WhatsApp chat